
Sejak pertanyaan protes Sekar mengenai shalat dan kemujaraban jawaban saya mengenai hubungan shalat dan surga, saya pun bertekad untuk membeli buku tafsir qur’an untuk anak-anak. Saya ingin sekali menanamkan pemahaman qur’an kepada anak saya karena saya yakin, jika dia semakin memahami isi qur’an maka dia juga akan rajin beramal shalih dan beribadah.
Ada dua jenis buku yang ingin saya beli, yaitu cerita 25 Nabi untuk anak dan tafsir qur’an untuk anak. Jadilah kami sekeluarga berburu buku tersebut saat Pameran Buku di Braga, Bandung , 22 Februari yang lalu.
Setelah hunting ke beberapa stand penerbit mencari-cari buku qur’an untuk anak-anak, sampailah saya pada kesimpulan bahwa buku “Quranku Sahabatku” yang diterbitkan Mizan adalah buku tafsir untuk anak-anak satu-satunya yang mengulas juz 30 dalam 4 jilid dengan kemasan yang luar biasa menarik dan penuh warna (full color).
Tafsir ini juga ditulis oleh seorang yang sangat mumpuni di bidang ilmu tafsir, Prof. Dr. Afif Muhammad. Sehingga kandungan materi tafsir insya Allah terjaga kualitasnya.
Saya mengatakan tafsir qur’an anak-anak ini sangat menarik bukan tanpa alasan. Pertama, bahasanya sangat ringan dan enak sekali untuk dibaca, disertai contoh-contoh nyata kehidupan anak-anak sehari-hari.
Kedua, banyak gambar yang ditampilkan sebagai penjelasan cerita, sehingga merangsang pembaca untuk berimajinasi, sehingga dapat memberikan cerita yang lebih hidup, lebih kaya, dan lebih mendalam.
Ketiga, beberapa bagian juga disertai cerita komik untuk mempertajam penafsiran suatu ayat. Misalnya, saat menafsirkan ayat pertama dari surat Alfatihah, “Bismillahirrahmaanirrahiim,” maka dijelaskan juga dalam bentuk komik cerita mengenai “setan gemuk” dan “setan kurus.”
Keempat, kualitas kertasnya tebal dan bagus sekali seperti buku ensiklopedia dari Luar Negeri, dijilid dan diberi kover tebal, serta diberi pita sebagai tanda baca. Kualitas yang sangat bagus ini membuat buku menjadi awet sehingga dapat diwariskan secara turun temurun kepada adik-adiknya.
Kelima, yang juga menyenangkan dari buku ini adalah, halaman panduan orang tua, yang salah satunya menganjurkan agar orang tua membacakan buku ini dengan gaya berdongeng agar anak suka, banyak berimprovisasi agar anak semakin memahami, dan agar orang tua tidak melarang anak-anak mempertanyakan materi tafsir. Jika anak yang dibacakan mempertanyakan isi qur’an, sebaiknya orang tua tidak melarangnya, sebab hal ini bukanlah sesuatu yang tabu. Kekritisan anak-anak harus diapresiasi dengan baik oleh orang tua.
Keenam, saya merekomendasikan kepada setiap orang tua untuk memiliki buku ini sebab menurut saya jalan terbaik menanamkan pemahaman qur’an kepada anak sejak balita adalah dengan membacakan buku tafsir qur’an ini ayat per ayat secara kontinyu, setiap hari, seiring dengan bertambahnya hapalan si balita terhadap surat-surat pendek.
tanpa bermaksud untuk promosi, buku tersebut dapat Anda dapatkan di toko-toko buku terdekat dengan harga bandrol Rp. 97.000. Saya membelinya dengan harga pameran Rp 58.000.
25 Februari 2010, Erma Yulihastin

0 komentar:
Poskan Komentar